Pages

Senin, 05 Maret 2018

Desain Grafis




Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).

Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Desain Grafis memiliki beberapa komponen , komponen dalam desain grafis, antara lain :

1. garis
2. bentuk
3. warna, tekstur dan cahaya
4. ilustrasi / gambar
5. huruf / tipografi
6. ruang (space)

kesemua itu di komposisikan dengan prinsip desain antara lain:
1. Keseimbangan
2. keserasian / harmoni
3. proporsi & skala
4. irama
5. kesatuan dll


Program Pengolah Grafis

Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.

1. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis

Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:

– Adobe Illustrator
– Beneba Canvas
– CorelDraw
– Macromedia Freehand
– Metacreations Expression
– Micrografx Designer

2. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar

Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggapa sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik.
Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:

– Adobe Photoshop
– Corel Photo Paint
– Macromedia Xres
– Metacreations Painter
– Metacreations Live Picture
– Micrografx Picture Publisher
– Microsoft Photo Editor
– QFX

Animasi


Pengertian Animasi Menurut Ibiz Fernandes dalam bukunya Macromedia Flash Animation & Cartooning: A creative Guide, animasi definisikan sebagai berikut :

“Animation is the process of recording and playing back a sequence of stills to achieve the illusion of continues motion” ( Ibiz Fernandez McGraw- Hill/Osborn, California, 2002)

Yang artinya kurang lebih adalah :

“Animasi adalah sebuah proses merekam dan memainkan kembali serangkaian gambar statis untuk mendapatkan sebuah ilusi pergerakan.” Berdasarkan arti harfiah, Animasi adalah menghidupkan. Yaitu usaha untuk menggerakkan sesuatu yang tidak bisa bergerak sendiri.

Animasi juga berasal dari kata ”Animation” yang dalam bahasa Inggris ”to animate” yang berarti menggerakan.
Jadi animasi dapat diartikan sebagai menggerakan sesuatu (gambar atau obyek) yang diam.


Secara garis besar animasi dibagi menjadi 3 yaitu :

A. Frame Animation



Membuat sebuah ilusi pergerakan dari sebuah gambar/objek yang diam (still image) frame demi frame-nya.

B. Computer Animation



Animasi ini secara keseluruhan dikerjakan dengan menggunakan komputer. Dari pembuatan karakter, mengatur gerakkan “pemain” dan kamera, pemberian suara, serta special effeknya semuanya di kerjakan dengan komputer.

C. Morphing


Efek di mana suatu objek berubah secara perlahan menjadi objek lain. Pada dasarnya Morphing dilakukan dengan membuat gambar-gambar transisi di antara gambar asal dan tujuan.


Saat ini sudah banyak sekali software yang bisa kita gunakan untuk membuat sebuah animasi , software untuk animasi sendiri dibagi menjadi dua yaitu :

1. Software Animasi 2 Dimensi.

Software animasi 2D adalah software yang digunakan untuk membuat animasi tradisional (flat animation), umumnya mempunyai kemampuan untuk menggambar, mengatur gerak, mengatur waktu, beberapa dapat mengimpor suara. Dari sisi penggunaan umumnya tidak sulit.

Contoh dari Software Animasi 2D ini antara lain:
• Macromedia Flash
• Adobe Flash
• Macromedia Director
• ToonBoom Studio
• Adobe ImageReady
• Corel RaVe
• Swish Max
• Adobe After Effect

2. Software Animasi 3 Dimensi

Software animasi 3D mempunyai fasilitas dan kemampuan yang canggih untuk membuat animasi 3 dimensi. Fasilitas dan kemampuan tersebut antara lain, membuat obyek 3D, pengaturan gerak kamera, pemberian efek, import video dan suara, serta masih banyak lagi. Beberapa software animasi 3D mempunyai kemampuan khusus, misalnya untuk animasi figure(manusia), animasi landscape (pemandangan), animasi title (judul), dll. Karena kemampuannya yang canggih, dalam penggunaannya diperlukan pengetahuan yang cukup tinggi dan terkadang rumit.

Contoh dari Software Animasi 3D ini antara lain:
• 3D Studio Max
• Maya
• Poser (figure animation)
• Bryce (landscape animation)
• Vue (landscape animation)
• Cinema 4D
• Blender (gratis)
• Daz3D (gratis)

Sumber 

Jumat, 19 Januari 2018

Teknologi Biometrik

Apa itu Teknologi Biometrik?

Hasil gambar untuk biometrik

Sebuah sistem biometrik pada dasarnya adalah sistem pengenalan/identifikasi pribadi dengan menentukan keaslian dari suatu karakteristik fisiologis, ataupun perilaku tertentu yang dimiliki oleh si pengguna. Teknologi biometrik demikian didefinisikan sebagai metode otomatis untuk mengidentifikasi dan otentikasi identitas seseorang berdasarkan karakteristik fisiologis maupun perilaku si pengguna. Sistem biometrik dapat berupa sistem identifikasi maupun sistem verifikasi (otentikasi) yang pembahasannya ada di bawah ini:


• Identifikasi: One to Many
Pembandingan sampel biometrik individu terhadap seluruh database dari template referensi biometrik, untuk menentukan apakah data sampel cocok dengan salah satu template dari database.


• Verifikasi: One to One
Pembandingan dua set data biometrik untuk menentukan apakah mereka berasal dari individu yang sama.

Kelayakan Teknologi Biometrik

Untuk dapat dijadikan teknologi biometrik, karakteristik data biometrik harus memenuhi syarat tertentu agar bisa digunakan sebagai teknologi biometrik yang layak. Karakteristik biometrik tersebut antara lain:

• Bersifat universal

Setiap orang harus memiliki atribut yang menjadi data biometrik. Atribut ini haruslah atribut yang aman dari kehilangan akibat suatu kecelakaan atau penyakit.

• Tidak berubah

Data biometrik harus konstan selama jangka waktu yang panjang. Atribut ini tidak boleh mengalami perubahan yang signifikan akibat faktor usia ataupun penyakit kronis tertentu.

• Mudah diukur

Proses pengambilan datanya tidak boleh memakan banyak waktu dan sebaiknya proses pengambilan datanya juga harus dapat dilakukan secara pasif tanpa bantuan pihak kedua sebagai pengambil data.

• Bersifat unik dan tunggal

Setiap ekspresi atribut harus unik untuk tiap individu. Karakteristiknya harus memiliki sifat unik yang cukup untuk membedakan seseorang dari yang lain. Tinggi badan, berat badan, warna rambut dan mata mungkin merupakan atribut yang unik dengan asumsi hasil pengukurannya sangat tepat dan akurat, namun jenis data ini tidak menawarkan poin diferensiasi yang cukup untuk dapat berguna lebih dari sekedar pengelompokan data.

• Dapat diterima

Proses pengumpulan data (capture) harus merupakan proses yang dapat diterima oleh sebagian besar masyarakat. Misalnya adalah teknologi yang sifatnya invasif; yaitu di mana ia memerlukan bagian dari tubuh manusia untuk diambil atau bahkan akan merusak tubuh manusia jika penggunaannya terus dilakukan.

• Dapat diringkas

Data yang diambil harus bisa diubah ke dalam bentuk file yang mudah disimpan/diatur.

• Reliabel dan resisten terhadap manipulasi

Atribut pada teknologi biometrik haruslah yang tidak mudah untuk dimanipulasi. Ia juga harus memiliki reliabilitas dan reproduktifitas yang tinggi yang artinya setiap pengambilan data hasilnya akan sama walaupun telah diambil berkali-kali.

• Privat

Proses capture-nya tidak boleh melanggar hak privasi.

• Komparabel

Selain harus dapat diringkas ke dalam bentuk data digital, data biometrik juga harus tetap dapat dibandingkan dengan data orang lain walaupun datanya telah diringkas. Semakin rendah kemungkinan terjadinya kesamaan antar data, maka semakin otoritatif pula metode identifikasi tersebut.




Contoh Teknologi Biometrik

Ada beberapa contoh teknologi yang sudah umum digunakan dalam berbagai aplikasi. Di antaranya adalah pemindaian retina, iris, sidik jari, wajah, dan suara. Teknologi ini sudah banyak digunakan dalam sistem keamanan di penjara, sistem absensi di instansi pemerintah dan sekolah, e-KTP, hingga perangkat smartphone yang canggih.



Pemindai Retina dan Iris


Hasil gambar untuk biometrik scan retina

Dianggap sebagai teknologi biometrik yang paing aman di antara teknologi biometrik lain biometrik. Teknologi biometrik yang menggunakan mata telah lama digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi, seperti penjara dan instansi pemerintah. Pemindaian mata ada dua bentuk: pemindaian iris dan pemindaian retina.


Ada dua perbedaan mendasar antara pemindaian retina dan iris, yaitu pada peralatan dan prosedurnya. Peralatan untuk pemindaian retina cenderung besar dan kompleks serta prosedurnya yang cenderung tidak nyaman. Pengguna harus fokus pada tempat tertentu selama beberapa detik dan mata mereka harus dekat dengan perangkat pemindai. Tidak seperti pemindaian retina, pemindaian iris hanya melibatkan kamera pemindai standar yang tidak khusus ataupun mahal. Pemindaian iris bahkan dapat dilakukan dengan jarak pengguna yang terletak pada jarak hingga satu meter dari kamera pemindai. Perbedaan lain di antara dua teknologi biometrik mata ini adalah bahwa pemindaian retina membutuhkan pengguna untuk melepas kacamata mereka, sedangkan pemindaian iris dapat bekerja tanpa melepas kacamata. Pemindai iris juga dapat mendeteksi iris artifisial dan lensa kontak.


Dalam hal akurasi, scan retina memiliki rekam jejak (track record) yang sudah terbukti; oleh karena itu, ia lebih banyak digunakan dalam instalasi keamanan tingkat tinggi. Karena sistem iris merupakan teknologi yang lebih baru, ia kurang memiliki track record. Meskipun tingkat kecocokan template cukup tinggi pada kedua teknologi ini, eksperimen menunjukkan bahwa pemindaian iris lebih unggul dalam menolak pengguna yang tidak sah. Namun sayangnya ia juga sering menolak pengguna yang sah, pengguna sah tersebut dianggap palsu namun sebenarnya tidak.


Dibandingkan dengan perangkat biometrik lainnya, peralatan untuk pemindaian termasuk mahal. Pemindaian retina sangatlah mahal karena peralatan yang dibutuhkan sama dengan peralatan medis khusus, seperti retinoskop; sedangkan pemindaian iris menggunakan kamera yang lebih standar dan sedikit lebih murah.



Pemindaian Sidik Jari



Pemindaian sidik jari menggunakan perangkat khusus yang menangkap informasi tentang sidik jari seseorang, di mana informasi ini akan digunakan untuk otentikasi orang di lain waktu. Masing-masing jari terdiri dari pola garis yang unik. Pemindai sidik jari tidak menangkap seluruh sidik jari; sebaliknya, mereka merekam detail kecil tentang sidik jari yang disebut minutiae. Misalnya, scanner akan memilih titik pada sidik jari lalu merekam seperti apa bentuk pola/lekukan pada titik tersebut, ke mana ia mengarah, dan sebagainya.

Dengan memilih beberapa titik tersebut, pemindai ini dapat menjadi sangat akurat. Meskipun identifikasi minutiae bukan satu-satunya faktor yang cocok untuk perbandingan sidik jari, ia merupakan fitur utama yang digunakan dalam sistem pemindaian sidik jari. Jumlah minutiae pada sidik jari dapat bervariasi, namun pemindai sidik jari berkualitas tinggi akan dapat berisi antara 60 hingga 80 minutiae.


Sebuah sistem biometrik dapat mengidentifikasi sidik jari dari pola aliran lekukannya; jumlah lekukan; jenis, arah, dan lokasi kunci dari titik yang ada; serta lokasi dari pori-pori pada jari. Mengingat simpel serta luasnya penggunaan teknologi ini, pemindaian sidik jari merupakan teknologi biometrik yang paling banyak digunakan saat ini.


Satu poin penting yang harus  diingat adalah bahwa ada banyak kerentanan proses otentikasi sidik jari yang menjadikannya tidak sepenuhnya aman. Kerentanan ini dapat terjadi pada saat proses pemindaian, proses pentransferan serta penyimpanan data hasil pemindaian sidik jari. Melalui cara yang relatif sederhana, orang yang tidak sah dapat memperoleh akses ke sistem pemindaian sidik jari. Alat pemindai mungkin tertipu dengan hanya meniup permukaan scanner karena bekas sidik jari masih tersimpan pada alat pemindai, atau bisa juga menggunakan jari buatan dari lilin (wax).


Pemindaian Wajah



Salah satu keuntungan utama dari pemindaian wajah dibanding teknologi biometrik lainnya adalah karena ia non-invasif dan sangat praktis. Pemindaian wajah tidak memerlukan pengguna untuk memberikan sidik jari, berbicara ke ponsel (pemindaian suara), atau mengharuskan mata mereka untuk dipindai. Dibandingkan teknologi biometrik menggunakan yang menggunakan geometri tangan, seperti scanner sidik jari, kondisi cuaca (uap) dan kebersihan detail objek pindai tidak akan terlalu mempengaruhi hasil scan wajah sehingga membuat teknologi pemindaian wajah ini lebih mudah untuk diterapkan.


Namun, tidak seperti teknologi biometrik fisik lainnya, pemindaian wajah dapat dipengaruhi oleh waktu. Penampilan dan bentuk wajah seseorang dapat berubah akibat proses penuaan dan perubahan oleh operasi wajah. Kecelakaan, mencukur, ataupun luka bakar dapat juga memiliki efek yang signifikan pada hasil pemindaian wajah.


Sejauh ini, beberapa metode pengenalan wajah telah dirancang. Salah satu teknik terkemuka adalah dengan menganalisis struktur tulang di sekitar mata, hidung, dan pipi.
teknologi pemindaian wajah juga ada yang menggunakan pola jaringan saraf di wajah dan pemindaian "hot spot" menggunakan teknologi inframerah. Cahaya inframerah menciptakan apa yang disebut sebagai "termogram wajah" untuk mengatasi beberapa keterbatasan yang ada pada teknologi pengenalan wajah. Hebatnya, operasi plastik sekalipun tidak akan mengubah aliran darah di bawah kulit dan jarang mempengaruhi termogram wajah. Sebuah termogram wajah juga dapat ditangkap di lingkungan yang kurang cahaya. Namun, penelitian belum dapat memastikan apakah termogram wajah memiliki kekurangan pada kondisi tertentu; misalnya, hasil pemindaian mungkin sangat bergantung pada emosi atau suhu tubuh individu pada saat scan dilakukan.


Satu kelemahan yang jelas pada teknologi pemindaian wajah adalah bahwa ia bisa saja melanggar privasi melalui sistem surveilans yang kuat. Gambaran wajah tentu lebih mudah dikenali oleh manusia biasa daripada sekedar sidik jari, iris, retina, ataupun suara. Masalah lain pada kebanyakan teknologi pemindaian wajah seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya adalah kebutuhan akan pencahayaan yang cukup serta latar belakang yang sederhana. Pencahayaan yang buruk atau latar belakang yang kompleks dapat membuat alat pemindai sulit untuk mendapatkan hasil scan yang akurat. Rambut wajah dan perubahan pada wajah juga dapat berpengaruh negatif terhadap keakuratan proses pemindaian.


Pemindaian Suara



Pemindaian suara berbeda dari kebanyakan model biometrik lainnya karena menggunakan ia informasi akustik bukan gambar. Setiap individu memiliki seperangkat karakteristik unik pada suara mereka yang sulit untuk ditiru. Suara manusia bervariasi berdasarkan fitur fisiologis seperti ukuran dan bentuk bibir individu, rongga hidung, pita suara, dan mulut. Pemindaian suara memiliki suatu keuntungan dibanding teknologi biometrik lainnya yaitu bahwa data suara dapat ditransmisikan melalui saluran telepon. Pemindaian suara telah menunjukkan tingkat keberhasilan setinggi 97%.


Teknologi biometrik suara menggunakan tiga jenis verifikasi suara: teks-dependenteks-prompted, dan teks-independen. Verifikasi teks-dependen membandingkan suara sesuai frase kata yang diminta, seperti nomor rekening atau nama yang diucapkan. Salinan suara pengucapan frase sebelumnya harus disimpan dalam database. Bentuk verifikasi ini sering digunakan dalam aplikasi seperti panggilan suara untuk mengaktifkan ponsel serta transaksi bank yang dilakukan melalui sistem telepon.


Verifikasi teks-prompted memberikan alternatif terbaik untuk sistem yang berisiko tinggi. Dalam hal ini, sistem akan meminta pengguna mengucapkan beberapa frase acak untuk mengurangi risiko penipuan menggunakan alat rekam. Kelemahan utama untuk proses verifikasi ini adalah jumlah waktu dan ruang yang dibutuhkan untuk membuat pengguna baru pada sistem. Prosedur ini sering digunakan untuk memantau penjahat yang berada di bawah pengawasan rumah atau berada pada program pelepasan di komunitas.


Verifikasi teks-independen adalah yang paling sulit dari tiga jenis pengenalan suara karena tidak ada yang meminta pengguna. Apa pun yang diucapkan oleh pengguna dapat digunakan untuk memverifikasi keaslian pengguna, sebuah proses yang dapat membuat proses otentikasi hampir tidak terlihat oleh pengguna.


Salah satu kelemahan dari teknik pengenalan suara adalah bahwa akan semakin sulit untuk mengelola umpan balik dan gangguan saat memvalidasi suara. Suara kita terdiri dari gelombang suara. Ketika ditransmisikan melalui saluran telepon analog gelombang ini cenderung menjadi terdistorsi. Meskipun teknologi saat ini dapat mengurangi kebisingan dan umpan balik, namun masalah ini tidak dapat sepenuhnya diatasi.


Alat pemindai suara juga terbatas dalam kemampuan mereka untuk menafsirkan variasi dari pola suara individu yang sama. Biasanya, suara yang digunakan untuk keperluan otentikasi harus diucapkan dengan kecepatan tetap tanpa banyak variasi nada dan jeda. Namun suara tiap manusia tetaplah bervariasi antara individu-individu sehingga ini menjadi tantangan untuk ke depannya bagi para pengembang teknologi untuk merancang sebuah sistem yang dapat mengenal variasi dalam kecepatan bicara serta dalam nada pengucapan suara oleh individu yang sama.


Meskipun dengan berbagai kekurangannya, pemindaian suara memiliki tingkat keberhasilan hingga 98%. Sekitar 2% sisanya ini memungkinkan pengguna sah untuk ditolak aksesnya saat suaranya tidak seperti biasanya. Sekitar 2% juga, pengguna yang tidak sah bisa mendapat akses jika ia berusaha meniru suara seseorang.

Contoh Lain

Selain teknologi yang dijelaskan di atas, ada beberapa teknologi biometrik lain yang penggunaannya tidak terlalu banyak karena satu atau dua hal, yaitu pemindaian geometri tanganpemindaian pola venapemindaian telapak tanganDNAdinamika keystrokebentuk telingasignature / tanda tangan, hingga bau badan.

Pendapat dari Teknologi Biometrik :

Putra Permana :

Menurut saya Teknologi Biometrik ini sangat bermanfaat untuk untuk kehidupan sehari-hari dimana banyak hal yang bisa dipakai untuk menjamin keamanan secara privasi seperti Pemindaian Retina / iris,Pemindaian Wajah,Pemindaian Sidik Jari dan Pemindaian Suara yang sudah banyak kita lihat di film-film Internasional yang membuat film itu semakin seru dan Menarik.


Nadia Dian Trisa :

Untuk saat ini teknologi sudah semakin canggih dari teknologi modern seperti pemidaian sidik jari dan wajah bukan saja di teknologi diperkantoran yang sering kita temui akan tetapi era modern sekarang sudah kita bisa gunakan di smartphone kita sendiri. Maka dari itu sistem cerdas untuk alat seperti ini sudah berkembang baik dan sudah banyak modelnya. Teknologi ini sangat membantu untuk mempermudah aktivitas sehari - hari.

Satyawati Permana Putri : 

Pendapat saya tentang penggunaan biometrik pada iron man adalah memiliki kelebihan dan kekurangannya , kelebihannya adalah kita bisa mengendalikan aplikasi dan berbagai hal lain di komputer tanpa harus menyentuhnya. Tapi kekurangannya bila pada pengenalan suaranya di teknologi biometrik ini jika sih pemilik suara ini mengalami flu dan pilek yang mengakibatkan suaranya berbeda jadi sih teknologi biometrik ini pada sistem pengenalan suaranya tidak bisa mendeteksi pengenalan suara sih milik user tersebut.


Mohammad Cakra Gilang Tawakal :

Teknologi Biometric pada zaman ini saat berguna bagi mempermudah pekerjaan misalnya absen dikantor mengunakan alat pemidaian wajah, hanya melihat wajahnya si robot akan mengakses atau mengizinkan pegawai masuk kantor, dan jika si robot di mendeteksi wajah nya berarti si robot tidak mengenal dan tidak diizinkan masuk karena bisa jadi orang itu melakukan kejahatan.





Wisnu Noor Rahmat :
Teknologi ini bisa dibilang adalah terobosan baru dari kecanggihan teknologi pada zaman sekarang , karena dengan adanya teknologi ini pada suatu system keamanan kantor, rumah, handphone, dll menjadi lebih hebat dan aman . Hal ini disebabkan karena tidak semua orang bisa mengakses system keamanan tersebut seperti pemindai retina, sidikjari, pengenalansuara, dll. Namun tetapsaja system keamanan ini memiiki kekurangan karena masih bisa dibobol oleh hacker karena bisa saja orang tersebut
Mengambil sample sidik jari dari penggunanya atau dengan menyesuaikan suara pelaku dengan pengguna saat system mendeteksi pengenalan suara pengguna . Jadi secanggih apapun systemnya akan ada saja kekurangan yang diperoleh.

Aji Farkha Raynaldi :
Penggunaan teknologi biometrik dalam sistem keamanan memang sangat berguna akan tetapi hal tersebut harus diimbangi dengan penggunaan teknologi atau peralatan yang sepadan , terutama apabila data yang disimpan merupakan data yang penting , jangan sampai karena penggunaan peralatan yang tidak memadai dalam pemanfaatan biometrik justru membuat data yang kita simpan menjadi mudah dicuri atau disalahgunakan 

Daftar Pustaka :

http://www.sainsphd.com/2016/03/teknologi-biometrik.html

Selasa, 31 Oktober 2017

Review AI ( J.A.R.V.I.S ) Pada Iron Man 3




1.    Cara kerja



JARVIS ( Just A Rather Very Intelegent System ) merupakan kecerdasan buatan atau AI dalam film Iron Man ia diperlihatkan seperti core membrane. Interface Jarvis menggunakan tampilan GUI yang canggih dengan perangkat peripheral holografik yang berwarna biru serta masukan (input) berupa suara dan mengkomunikasikan data kembali ke pengguna melalui output suara dan tampilan holografik, juga ketika ia berbicara akan terihat lampu biru berkelip disekitar core tersebut. Jarvis diprogram dapat menggunakan semua teknologi disekitarnya  asalkan ia terhubung dengan teknologinya. Jarvis muncul dalam bentuk holograms, computer dan bahkan didalam iron man suits. Jarvis memiliki atau dapat mengakses database yang tidak terbatas, alat, bahkan system program dapat dia kendalikan. Jarvis terhubung dengan jaringan informasi global dan menggunakan hologram sebagai tampilan untuk berkomunikasi dengan tony. Jarvis dapat melakukan banyak hal yang diperintahkan, contoh ketika ia dapat melakukan hacking pada jaringan pemerintah, saat ia juga mampu untuk menampilkan 3D hologram view tempat kejadian ledakan, atau ketika ia bisa mengendalikan dari jarak jauh baju iron man yang sudah ditambahkan teknologi Jarvis. Selain berfungsi sebagai pengelola fungsi robot , JARVIS juga berfungsi sebagai pengelola lingkungan rumah Tony Stark atau bisa disebut Smart Home .

2.   Analisis


I.  Thinking Humanly

Pada dasarnya JARVIS dibuat untuk dapat membantu tony stark dalam setiap pekerjaan 
dan kehidupannya. Sehingga dia diprogram dalam bentuk Ai atau kecerdasan buatan, 
seperti JARVIS diberikan akses database yang dapat membantu dia dalam mencari solusi 
atau informasi yang dibutuhkan. Dia juga dilengkapi sensor suara agar mengetahui respon 
apa yang akan diberikan kepada orang yang berbicara dengannya dan JARVIS juga dapat 
merespon pertanyaan dan dapat memberi jawaban / pendapatnya sendiri atas pertanyaan 
tersebut, sehingga Jarvis dapat berpikir tergantung apa yang users pikirkan.

II.   Acting Humanly


Sistem agen cerdas terintegrasi juga pada rumah maupun setiap aspek kehidupan Tony. 
Interaksi Tony dengan JARVIS sangat mendalam pada lingkungan nyata. Di kantornya, 
Tony duduk di dalam proyeksi yang dapat dimanipulasi oleh gerakan, melakukan analisis 
Forensik dari TKP yang ditampilkan dalam bentuk 3D. Selain itu, Tony dapat dapat 
berinteraksi dengan Jarvis menggunakan sistem pengenalan suara. JARVIS juga memiliki 
tingkah layaknya manusia yang lainnya contohnya pada adegan dimana Iron Suit milik 
Tony Stark jatuh karena hanya memiliki 5% tenaga yang tersisa , disini JARVIS merespon 
dengan kata – kata “ Sepertinya aku butuh tidur “ ini menunjukkan JARVIS berperilaku 
layaknya manusia yang kelelahan dan butuh istirahat.

 III.   Thinking Rationaly


Dalam film aspek ini ditunjukkan pada saat Tony Stark menyelamatkan para penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang, pada adegan ini Tony bertanya pada JARVIS “ berapa banyak orang yang bisa kubawa ? “ dan JARVIS menjawab “ 4 orang “. Disini JARVIS berpikir secara rasional dengan pertimbangan total beban dari 13 orang dan kondisi Iron Suit yang kurang baik maka membawa 13 orang sekaligus itu tidak mungkin jadi dia menjawab 4 orang berdasarkan pertimbangan tersebut.

 IV.   Acting Rationaly

Aspek ini terlihat pada adegan saat Tony bertarung menggunakan Iron Suit terbarunya 
MK42 , tanpa diberikan perintah JARVIS langsung merespon dengan memberi pendapat 
bahwa Iron Suit tersebut belum siap digunakan untuk bertempur , ini menunjukkan bahwa 
JARVIS dapat memberikan aksi yang rasional atau sesuai fakta yang ada , dimana fakta 
tersebut adalah Iron suit tersebut masih dalam tahap pengembangan jadi tidak cocok 
digunakan untuk bertempur .


3.    Sub AI


JARVIS sendiri memiliki beberapa Sub disiplin AI yaitu  :

v  Expert System

JARVIS dapat melakukan setting terhadap Iron suit tanpa bantuan si  pakar yaitu Tony , pada satu adegan JARVIS juga dapat melakukan pengecekkan kondisi kesehatan Tony layaknya seorang dokter.

v  NLI (Natural Language Processing)

Ini ditunjukkan dengan bagaimana Tony bisa berkomunikasi dan berbincang – bincang dengan JARVIS layaknya berbincang dengan manusia .

v  Speech Recognition

Ini ditunjukkan bagaimana JARVIS dapat merespon perintah – perintah melalui suara

v  Robotics & Sensory System

Seperti yang kita ketahui JARVIS juga berintegrasi dengan Iron Suit milik Tony Stark , dimana JARVIS befungsi sebagai OS dari Iron Suit tersebut . Untuk Sensory System sendiri terlihat pada saat JARVIS dapat mengukur ketinggian pada saat Tony terbang.

v  Computer Vision



Sub ini terlihat pada saat JARVIS menampikan objek – objek dalam tampilan holografik , pada film sendiri ini terlihat pada adegan dimana JARVIS mencoba merepresentasikan tempat terjadinya ledakan dengan menampilkan objek – objek yang ada pada tempat secara detail bahkan objek yang kecil sekalipun .


4.    Pendapat masing masing anggota kelompok


·       Wisnu Noor Rahmat

Kecerdasan buatan dalam film ini menurut saya jelas bermanfaat untuk membantu manusia dalam mencari informasi bahkan bisa juga untuk menyelesaikan tugas yang diperintahkan. Terlebih dengan adanya teknologi ini manusia dapat berkomunikasi dengan sistem AI tersebut, karena sudah dilengkapi oleh sensor suara & gambar. Sehingga teknologi ini bisa membantu mengurangi beban masalah dan mencarikan solusi yang tepat untuk manusia yang memiliki masalah tersebut walaupun tidak sedetail ketika berkomunikasi dengan manusia itu sendiri. Tapi kecerdasan buatan ini juga mempunyai sisi negatif menurut saya karena bisa saja AI tersebut bila digunakan pada robot bisa mengganti peran manusia itu sendiri atau bisa merugikan aktivitas yang berhubungan dengan manusia.

·       Aji Farkha Raynaldi

Dengan adanya teknologi seperti JARVIS tentu sangat akan mempermudah kehidupan  manusia , tapi tentuya harus ditetapkan batasan – batasan untuk teknologi tersebut , karena bisa kita lihat pada film JARVIS dapat dengan sangat mudah mendapatkan informasi walaupun informasi tersebut milik badan pemerintahan yang bersifat rahasia , tentunya ini sangat berbahaya bila disalahgunakan .

·       Putra Permana

Menurut saya mengenai Teknologi AI yang digunakan dalam Film Ironman 3 merupakan kemajuan dari Teknologi zaman modern yang berkembang sangat pesat dimasa depan,dan dapat di prediksi akan ada seseorang atau bahkan bisa banyak penemu yang bisa membuat teknologi tersebut untuk hal-hal positif yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari dalam setiap kegiatan yang dilakukan manusia di zaman yang akan datang.

·       Mohammad Cakra Gilang Tawakal

Teknologi AI pada film Iron man 3 sangat berguna untuk mempermudah perkerjaan mencari informasi atau mempermudah untuk kehidupan sehari-hari, karena hanya memakai suara saja jarvis sudah tau apa yang tony  ingin lakukan dan jarvis akan melakukan tugasnya sesuai perintah tony. tetapi untuk pemakaiannya harus terbatas karena dapat merusak otak karena  untuk berbicara dengan robot itu memakai gelombang suara yang sangat tinggi, sehingga dapat mengganggu saluran pendengaran dan akan menuju ke otak sampai tidak merespon lagi. Dan juga dapat disalahgunakan untuk melakukan hal2 yang jahat, seperti mencuri data bank, merusak sistem negara dan lain-lain. Kalau menurut saya untuk memakai teknologi seperti jarvis harus orang yang sudah pengalaman dan sudah mendapatkan pelatihan untuk memakai alat ini.

  • Satyawati Permana Putri 
Teknlogi pada film iron man 3 ini sangat bermanfaat bagi para anak - anak di indonesia khususnya bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengasah kemampuan mereka di bidang IT. Bahwa teknologi saat ini pada robot sudah berkembang pesat dimana sudah ada fasilitas voice recognition pada jarvis yang mempermudah user untuk berinteraksi bahkan tanpa memggunakan tangan,karena cukup dengan perintah suara bahkan dalam bentuk bahasa natural yang dapat dimengerti jarvis . Teknologi pengenalan suara ini belum dianggap sempurna karena pengenalan suara ini masih perlu perintah tegas seperti lafal dan intonasi yang jelas agar dapat dimengerti oleh jarvis.

  • Nadia Dian Trisa
Jarvis merupakan rumah system komputasinya Tony Stark dan Jarvis sendiri merupakan kecerdasan buatan atau AI yang sangat canggih. Teknologi ini merupakan teknologi masa depan yang mudah digunakan dan dapat mempermudah aktivitas manusia. Karna Jarvis hanya menggunakan inputan berupa suara dan display hologram dapat melakukan semua perintah. Tetapi Jarvis itu sendiri mempunyai kelemahan yaitu dibatasi oleh firmware yang dimuah kedalam keadaan yang membahayakan peralatan fisik.


"THANK YOU"

==================================

Anggota Kelompok :

  1. Aji Farkha Raynaldi
  2. Mohammad Cakra Gilang T
  3. Nadia Dian Trisa
  4. Putra Permana
  5. Satyawati Permana P
  6. Wisnu Noor Rahmat